Sambutan Direktur
Kolom Sekretaris
Dr. Zainuddin Syarif, M.Ag.


Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Para pembaca yang kami hormati. Selamat datang di situs website resmi Pascasarjana STAIN Pamekasan. Situs web ini merupakan salah satu media informasi yang dapat diakses secara luas oleh para stakeholder pendidikan Islam dan masyarakat.

Situs web ini diharapkan menjadi salah satu referensi bagi siapa saja yang membutuhkan informasi-informasi terkait dengan berbagai kebijakan, program dan kegiatan pengembangan pendidikan Islam yang menjadi kewenangan Direktorat Jenderal Pendidikan Islam.

Sejalan dengan komitmen pemerintah untuk mengalokasikan anggaran pendidikan sebesar 20% dari APBN, program pendidikan Islam saat ini telah menyentuh sejumlah target strategis, seperti peningkatan akses dan mutu pendidikan anak usia dini (PAUD); peningkatan akses dan mutu pendidikan dasar-menengah (wajib belajar 12 tahun); peningkatan akses, mutu dan relevansi pendidikan tinggi Islam; peningkatan layanan pendidikan keagamaan yang berkualitas; peningkatan kualitas pendidikan agama pada satuan pendidikan umum; serta peningkatan tata kelola pendidikan agama.

Target-target strategis tersebut dituangkan melalui berbagai kegiatan berskala nasional, seperti Bantuan Operasional Sekolah (BOS), Program Indonesia Pintar (PIP), Bantuan Operasional Perguruan Tinggi Negeri (BOPTN), Bidik Misi, beasiswa bagi siswa/santri/mahasiswa berprestasi, rehabilitasi ruang kelas, bantuan peningkatan sarana prasarana pendidikan, peningkatan kualifikasi pendidikan guru/dosen, sertifikasi guru/dosen, tunjangan guru/dosen, pengembangan madrasah unggulan, penerapan kurikulum RA/Madrasah, dan lain-lain.

Melalui media situs web ini, pembaca diharapkan dapat mengikuti perkembangan yang terjadi dalam konteks pembangunan pendidikan Islam sebagai bagian yang tak terpisahkan dari sistem pendidikan nasional. Selamat membaca.


Wassalam,
Dr. Zainuddin Syarif, M.Ag.
Direktur Pascasarjana, STAIN Pamekasan

Jurnal Studi Islam

Islamuna Jurnal Studi Islam berisi hasil penelitian, ide-ide konseptual tentang studi Islam dari berbagai perspektif (Pendidikan, Hukum, Ekonomi, Sosial, Budaya, Politik). Artikel ini ditulis dengan menggunakan bahasa Indonesia/Inggris/Arab. Islamuna diterbitkan dua kali setahun, pada bulan Juni dan Desember.

ISSN (Print) 2407-411X
ISSN (online) 2443-3535

  • SELAMAT DAN SUKSES ATAS PEMBUKAAN PROGRAM STUDI HUKUM KELUARGA ISLAM (AHWAL SYAKHSIYAH) PADA PROGRAM MAGISTER (S2) PASCASARJANA STAIN PAMEKASAN

  • Visitasi Pembukaan Program Studi Magister Hukum Keluarga Islam (HKI) dan Magister Ekonomi Syariah (ES)

  • Pengelola Program Magister PASCASARJANA STAIN Pamekasan

  • Kuliah Umum "Meningkatkan Kepemimpinan Sekolah dan Guru Menyongsong GEN-Y" Bersama Assoc. Prof. Dr. Yahya Don

  • Pembukaan Workshop "Implementasi Pendidikan Karakter Dengan Pedekatan Living Values Edukation (LVE) Oleh Direktur Pascasarjana

Workshop Implementasi Pendidikan Karakter Dengan Pendekatan Living Values Education (LVE) Dalam Kurikulum 2013 dan KKNI

Selasa, 21 Pebruari 2017

Pada hari Rabu - Kamis, 2-3 Februari 2017, Pascasarjana STAIN Pamekasan menyelenggarakan Workshop “Implementasi Pendidikan Karakter dengan Pendekatan Living Values Education (LVE) dalam Kurikulum 2013 dan KKNI”  yang digelar di gedung Pascasarjana STAIN Pamekasan. Hadir sebagai narasumber dalam Kegiatan ini adalah Dr. Muqowim, M.Ag. (Trainer the Asia Foundation). Kegiatan ini juga dihadiri oleh Direktur Pascasarjana (Dr. Zainuddin Syarif), Ketua Program Magister PAI (Dr. Siswanto, M.Pd.I.), Dr. Ahmad Arifi, M.Ag. (Dekan FITK Sunan Kalijaga Yogyakarta), Dr. Hj. Marhumah, M.Ag. (Wakil Dekan FITK Sunan Kalijaga Yogyakarta) dan Dosen Pascasarjana dan dari perwakilan dari masing-masing Jurusan yang ada di STAIN Pamekasan.


Kegiatan Workshop dibuka oleh Direktur Pascasarjana STAIN Pamekasan (Dr. H. Zainuddin Syarif, M.Ag).  Kegiatan ini juga dihadiri oleh para dosen pascasarjana dan dosen utusan dari masing-masing Jurusan yang ada di STAIN Pamekasan.


Dalam sambutannya, Direktur Pascasarjana mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut kegiatan dari kerjasama the Asian Foundation dengan Pascasarjana STAIN Pamekasan.


Secara substansi, workshop ini menekankan pada pengembangan pendidikan karakter dengan menggunakan pendidikan Living Values Education (LVE). Secara normatif, nilai pendidikan karakter sebenarnya telah ada di dalam kitab suci umat islam, al-Qur’an dan di dalam al-Hadits. Tetapi, pada aspek implementasinya, masih dirasa belum maksimal. Maka dari dibutuhkan suatu upaya untuk menghidupkan nilai-nilai pendidikan karakter tersebut dalam kehidupan keseharian.


Pada kegiatan ini, dilaksanakan pula penandatangan naskah kerja sama (MoU) antara Pascasarjana STAIN Pamekasan dengan Fakultasi Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Penandatangan ini dilakukan oleh Direktur Pascasarjana dengan Dekan FITK UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Ruang Lingkup Kerjasama ini meliputi bidang pendidikan dan pengajaran, pengembangan SDM, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.


Selanjutnya, kegiatan workshop dipandu oleh moderator, Dr. Siswanto, M.Pd.I (Ketua Program Magister PAI Pascasarjana STAIN Pamekasan). Secara umum, pelaksanaan workshop ini dibagi menjadi 2 bagian, yaitu: 1) penyampaian materi tentang gambaran umum Living Value Education (LVE); 2) Praktik melalui aktivitas mengalami (learning by doing).


Menurut narasumber – Dr. Muqowim, M.Ag. – keberhasilan pendidikan karakter dalam proses pendidikan sangat tergantung pada mindset guru dan model pembelajarannya. Sebaik apapun kurikulum telah dirumuskan, ketika para pelaku pendidikan tidak mempunyai paradigma dan mindset yang sama maka kurikulum yang telah dikembangkan tersebut baru sebatas kumpulan dokumen yang kurang fungsional. Karena itu, perubahan mindset guru menjadi prioritas utama jika ingin terjadi perubahan dalam konteks pendidikan karakter. Ada sebuah adagium Arab yang menarik dicermati, bahwa metode lebih penting daripada konten [kurikulum] (al-thariqah ahammu min al-maddah). Dalam hal ini setelah kurikulum dibuat secara ideal yang perlu mendapat perhatian adalah bagaimana cara mencapainya melalui metode yang tepat. Cara menyampaikan sangat terkait dengan pelaku pendidikan yakni guru. Karena itu, guru lebih penting dari pada metode.


Dalam kesempatan ini pula, narasumber memberikan paparan tentang pentingnya pendidikan pendidikan karakter. Menurutnya, Ada sebuah model pendidikan berbasis karakter yang telah dirumuskan oleh UNESCO yang dikenal dengan Living Values Education (LVE). LVE merupakan pendekatan dalam pendidikan karakter yang lebih menekankan pada pentingnya menghidupkan nilai-nilai positif dalam diri manusia. Hal ini bertolak pada Piagam PBB yang menegaskan pentingnya mengembalikan jati diri manusia yang ideal. Hal ini dapat dimulai melalui praktek pendidikan. LVE menawarkan panduan dan prinsip umum tentang bagaimana cara menghidupkan  nilai dalam diri setiap individu. Untuk menuju ke sana, peran guru manjadi sangat strategis, sebab dia menjadi model bagi peserta didik.


Secara rinci, materi yang disampaikan oleh narasumber mengenai Urgensi nilai dalam kehidupan, penerapan pendidikan karakter, kualitas jiwa dan kebiasaan positif, LVE sebagai pendekatan dalam pendidikan karakter dan Pengembangan Nilai-nilai kehidupan.
Untuk mengoptimalkan kegiatan yang dilaksanakan selama 2 hari ini, narasumber memodifikasi dengan memberikan pengalaman belajar kepada peserta melalui berbagai aktifitas pembelajaran (learning by doing). Hal ini dimaksudkan agar para peserta dapat menerapkan nilai-nilai karakter dalam kehidupan sehar-hari.*(siswanto.abinaufal)

Hasil polling sementara

Terimakasih atas partisipasi Anda untuk mengikuti polling kami bulan ini. Tunggu polling-polling selanjutnya di website kami.

Bagaimana penapat anda tentang web Pascasarjana yang baru?

Sangat Baik
64.9 %
Baik
27.0 %
Cukup
5.4 %
Kurang
2.7 %
Link Terkait
Statistik Pengunjung
Online : 1 User
Total Hits : 30071 Hits
Hari Ini : 13
Kemarin : 89
Bulan Ini : 2605
Tahun Ini : 9995
Total : 24734